Momen Mbappe “Peragakan” Penalti Panenka Sempurna kepada Brahim Diaz

2026-01-26 05:29:28 By Ziga

Kylian Mbappe mencetak gol melalui penalti bergaya Panenka saat Real Madrid menaklukkan Villarreal 2-0 di ajang LaLiga. Aksi tersebut dilakukan di hadapan rekan setimnya, Brahim Diaz, yang sebelumnya gagal mengeksekusi penalti dengan cara serupa pada final Piala Afrika 2025 pekan lalu.

Dalam pertandingan yang berlangsung di Estadio de la Cerámica, Minggu (25/1/2026) dini hari WIB, Mbappe membuka keunggulan Madrid pada menit ke-47. Ia memanfaatkan bola muntah di depan gawang setelah bek Villarreal gagal mengantisipasi umpan silang Vinicius Junior.

Gol kedua Los Blancos kembali dicetak Mbappe lewat titik penalti pada masa injury time babak kedua. Hadiah penalti diberikan setelah penyerang asal Prancis itu dilanggar Alfonso Pedraza di area terlarang.

Sebagai algojo, Mbappe dengan tenang mengeksekusi penalti ala Panenka. Ia mengarahkan bola ke tengah gawang, sementara kiper Villarreal, Luiz Junior, sudah lebih dulu bergerak ke sisi kanan. Gol tersebut langsung dirayakan para pemain Madrid, termasuk Brahim Diaz yang telah masuk lapangan sejak menit ke-80 menggantikan Arda Guler.

Aksi Mbappe tersebut seolah menjadi pelajaran langsung bagi Diaz mengenai cara mengeksekusi penalti Panenka di momen krusial. Sebelumnya, Diaz gagal mencetak gol dari titik putih saat Maroko kalah 0-1 dari Senegal pada final Piala Afrika, 18 Januari lalu.

Dalam kondisi skor masih imbang 0-0, eksekusi Panenka Diaz berhasil dibaca dengan mudah oleh kiper Senegal, Edouard Mendy, yang memilih tetap berdiri di tengah gawang. Diaz diduga kehilangan konsentrasi setelah Senegal sempat melakukan aksi walk-out selama beberapa menit sebagai bentuk protes atas keputusan penalti.

Senegal kemudian memastikan kemenangan melalui gol Pape Gueye pada babak tambahan 2x15 menit, sekaligus memupus harapan Maroko meraih gelar juara. Merasa bersalah, Diaz kemudian menyampaikan permintaan maaf kepada publik melalui media sosial.

Penalti Panenka sendiri dikenal sebagai teknik yang menuntut ketenangan dan fokus tinggi. Eksekusi ini baru efektif jika penendang mampu membaca pergerakan kiper. Jika gagal, hasilnya akan terlihat memalukan karena bola meluncur pelan dan mudah diamankan penjaga gawang.

EMASPUTIHTOTO